Press "Enter" to skip to content

40 & Fabulous!

Orang bilang “Life begins at 40”. Gue bilang “oh my God, 40 already ???”

Birthday Anxiety.

Kalau tahun-tahun kemarin gue masih dengan tengilnya bisa becandain teman yang ultah ke-40, tahun ini gue cuma bisa diam. And honestly, I was not excited to have my birthday this year. “Welcome to Club 40!” atau “Happy 40!” adalah the least birthday greeting I expected to hear. And I’m telling you, it sucks. Hahaha!

So this Birthday Anxiety thing, I have no idea if other people would feel the same way when they reach 40. Mungkin cuma gue aja yang lebay. Tapi yang jelas, mendadak gue berasa tua sekali. Siklus umur sudah memasuki waktu Ashar (hey you,  thanks for mentioning it!). And in no time, I’ll be in my 50s. You just can’t stop the time, huh ?! And there’s nothing you can do but live with it.

Aging. Gracefully

Lately before turning 40, gue merasakan tulisan-tulisan yang gue baca itu sering seperti berbayang bentukannya. Perlu beberapa detik untuk mata gue fokus, baru deh tulisan akan terlihat jelas. Awalnya gue kira karena efek pencahayaan sekitar yang buruk, atau kebiasaan buruk gue suka cek hp menjelang tidur pas lampu kamar udah dimatiin (Denial #1). Sampai akhirnya gue cek mata di satu Optik ternama, dan hasilnya adalah, mata gue +3/4!. Both of them!!! (WTH?)

Anyway, dari cek mata lanjut ke eksekusi pembuatan kacamata. Bikin kacamata baca aja (da*n!). Dan hanya untuk pemakaian di rumah kalau lagi maraton baca novel. Kalau di kantor sih nggak perlu karena semua masih serba jelas (Denial #2).

Malam sesampai di rumah, langsung dong pamer ke anak-anak.  Coba baca buku, koran, cek HP, dan amazingly semuanya menjadi begitu jernih dan jelas. Bahkan tulisan yang kecil-kecil di belakang botol Scion, bisa banget langsung kebaca tanpa harus pindah posisi ke bawah lampu. Am so thrilled! Bener-bener perfect for my eyes and it goes well with my look.

My look.

I don’t think my look change a lot from year to year. Masih cantik, dan gue nggak berasa kelihatan tua (to those who are ready to puke, please line up on this side). At least kalau lagi foto bareng anak-anak kantor yang umurnya di bawah gue, gue masih keliatan seumuran (hahaha — it’s either gue yang terlihat awet muda atau mereka yang terlihat older. Peace, girls!) Tapi sign of age ya tetap muncul lah. Si helaian rambut putih yang dari waktu ke waktu makin jelas nampak di kepala gue. But anyway that’s okay, they’re all neatly covered. Aman.

So it is true that age don’t lie. You can manipulate your look by looking forever young, but your body will reveal the true you. And age is not just about numbers. For some of us, age symbolizing certain milestones which are important to their life. How you treat your age disclose how you treat yourself. I might be cranky at the beginning of my 40, but then I know that I can (still) be Fabulous in my 40 and in the years ahead. It’s all up to me.

As written on my birthday card: “You’re not 40, you’re 18 with 22 years of experience!

Happy 40 to me!!

 

 

 

 

 

 

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *