Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

aw logoMau coba sajian unik nasi yang berbalut kari khas Jepang dengan tiga pilihan protein yaitu ayam, ikan dan udang? Yuk datang ke A&W Restoran yang terdekat dengan lokasi kamu dan cuzzz langsung pilih A&W Japanese Curry Premium Mixbowls di sana.

Wait, what ? Menu kari khas Jepang di A&W Restoran ?

jkt48Ya, terpaan tren budaya Jepang ke Indonesia membuat A&W Restoran mengeluarkan varian menu baru ala Jepang selain menu ala Amerika yang sudah dikenal luas oleh publik. Dan untuk menguatkan nuansa Jepang, A&W Restoran pun menggandeng JKT 48 sebagai Brand Ambassador menu terbaru ini. JKT 48 sebagai icon pop budaya Jepang asal Indonesia diharapkan mampu untuk menarik minat kaum muda Indonesia untuk menikmati persembahan terbaru dari A&W Restoran.

“Sudah menjadi komitmen A&W® untuk memberikan variasi menu internasional dengan kualitas terbaik dan memakai bahan-bahan segar yang pastinya akan menghadirkan kenikmatan tersendiri dan cocok dengan lidah masyarakat Indonesia,” jelas Suryo Wiratno, selaku Product Development and Quality Assurance Manager – A&W® Restaurants Indonesia.

Diluncurkan di awal September 2016, menu teranyar ini selain dapat dinikmati secara dine in di A&W Restoran juga dapat kamu grab ‘n go atau delivery sehingga kamu dapat menikmatinya kapan saja dan dimana saja. Dengan kemasan khusus ala kotak Bento Jepang yang praktis dan tahan panas, makanan dapat dihangatkan langsung di dalam microwave tanpa harus berganti wadah. Mutu dan kesegaran makanan pun akan selalu tetap terjaga karena makanan berada dalam kemasan yang tertutup rapat.

rooty bearDengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp 27.500,- sebelum pajak, A&W lovers dapat membeli A&W Japanese Curry Premium Mixbowls ini secara ala carte atau combo dengan A&W Root Beer, minuman andalan A&W® yang tentu saja cuma ada di gerai A&W Restoran. 

I am no big fans of Curry but once I had A&W Japanese Curry Premium Mixbowls served on my table, it really caught my attention. Nasi putih hangat disandingkan dengan kuah kari yang terlihat kental dengan warna brownish cantik berisi potongan dadu kentang dan wortel segar. Pilihan ayam, ikan atau udang disajikan diatas nasi dan ditaburi dengan irisan kecil daun bawang. Semerbak aroma khas kari dan perpaduan warna yang menarik antara nasi, kuah kari beserta isinya, lauk protein dan hijau segar daun bawang sungguh menggoda selera.

chicken
Japanese Curry Premium – Chicken

Kuah kari adalah yang pertama dicoba untuk menuntaskan rasa penasaran. Dengan kekentalan yang pas, rasanya pun telah disesuaikan dengan lidah konsumen Indonesia.  Gurih rempah-rempahnya juga terasa sangat pas. Enak. Nasi putihnya hangat dan padat. Meski ditempatkan dalam satu wadah dengan kuah kari, to my surprise, kuah karinya tidak bercampur dengan nasi mulai dari lapisan atas nasi sampai ke lapisan bawah. 3 pilihan protein (ayam, udang, ikan) yang digoreng tepung masih konsisten dengan rasa signature A&W®. Crispy, lembut dan gurih dagingnya. Apalagi dilengkapi dengan A&W Root Beer yang fenomenal,  it surely does satisfy my taste buds. 

fish
Japanese Curry Premium – Fish

“Saat pertama kali mencoba A&W Japanese Curry Premium MixBowls, aku langsung merasakan sensasi cita rasa kari khas Jepang yang langsung mengingatkanku dengan kampung halaman. Cita rasanya benar-benar nikmat, mulai dari aroma, tekstur saus kari, sayuran yang segar hingga gurihnya ayam,” kata Haruka, member JKT 48 dan Brand Ambassador dari A&W Japanese Curry Premium Mixbowls.

Japanese Curry Premium - Prawn
Japanese Curry Premium – Prawn

Jadi yuk tunggu apalagi, cepat datang ke A&W Restoran dan cobain A&W Japanese Curry Premium Mixbowls singulair 10mg.

Hari hujan, jalanan macet atau kamu terlalu mager untuk kemana-mana ? Don’t worry, langsung telepon aja A&W Delivery 14061 atau pesan online di http://awdelivery.co.id/japanese.html. Pesanan Japanese Curry Premium Mixbowls kamu akan segera diantar ke tempat tujuan !


Don’t Breathe

Nonton film yang berating 86% di Rotten Tomatoes ini, seru juga. Penuh dengan ketegangan dan akhir cerita yang unpredictable, bolehlah Fede Alvarez sang Sutradara dan Sam Raimi sebagai Produser dapat acungan jempol. 

Don’t Breathe bercerita tentang 3 orang sekawan (Rocky, Money dan Alex) yang berencana untuk merampok rumah seorang veteran tentara yang konon menyimpan banyak uang di rumahnya. The veteran is a blind man, but then it turns out that he is not as helpless as he seems. And when the 3 people think they can get away with the money easily, turns out they could not. They must find a way to escape the house, or they will become the next victim.

Anyhow, pak Veteran buta ini mengingatkan gue sangat akan  Si Buta dari Goa Hantu.  Bertubuh tinggi besar dan berperawakan atletis, dia tinggal sendirian di pemukiman yang sudah terbengkalai dan hanya ditemani oleh anjing penjaganya.  Cukup  mirip dengan si Buta yang tinggal sendirian di dalam goa dan hanya ditemani oleh monyet kecilnya, ya kan?  Cuma pak Veteran ini bukan tokoh jagoannya,  he is more the villain eventhough he is also the victim of the burglary.

Meski buta, si pak Veteran  is very well trained to live his life without his sight. Memaksimalkan panca inderanya yang lain, dia dapat dengan mudah menembak tepat mengenai sasaran, melawan para perampok, and even he keeps a hostage in his basement ! {spoiler, people!!}

So it’s about revenge, everybody. His only child died and the killer got away easily thanks to the family’s wealth. They paid him a huge amount of money but it didn’t stop him from paying back. He wants his child back, not in the voodoo magic way of bringing up the dead, but in other way which is I must say quite surprising.

I really like how the story evolved from what I think as a usual burglary attempt and normal people vs a blind man, to a story of how a blind man ‘can do so much thing’ in the name of love. It also  emphasizes that being a disabled person does not mean you are helpless and rely on other people to live your life. Losing one of your five senses is not the end of your world. In the other hand, it will strengthen your other senses and there are still many things could be done with what’s left.

Be grateful with what you have.

Always.